Setelah Disorot, Aktivitas Proyek Dander Mendadak “Berbenah”
Bojonegoro – Polemikdaerah.online, - Suasana proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mendadak berubah setelah muncul sorotan tajam publik terkait dugaan pelanggaran standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Beberapa hari setelah pemberitaan mencuat, para pekerja terlihat mulai mengenakan helm proyek, rompi reflektif, hingga sepatu keselamatan. Spanduk peringatan K3 yang sebelumnya tidak tampak, kini berdiri mencolok di tepi lokasi pekerjaan. Namun, perubahan mendadak ini justru memunculkan tanda tanya baru di kalangan warga.
“Kenapa baru sekarang? Waktu ramai diberitakan baru kelihatan lengkap semua alatnya,” ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan, sebelumnya tak pernah melihat adanya pengawasan ketat dari pihak dinas maupun konsultan pengawas di lokasi tersebut.
Sejumlah pekerja yang ditemui di lapangan juga tampak enggan memberikan keterangan. Sebagian hanya tersenyum kaku dan menyebut “perintah bos” ketika ditanya soal penerapan K3.
Langkah “tanggap darurat” ini dianggap sebagian pihak sebagai bentuk reaktif, bukan kesadaran atas kewajiban hukum. Padahal, regulasi mengenai K3 bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan bagian penting untuk melindungi nyawa dan keselamatan tenaga kerja.
Sementara itu, pihak Dinas PU SDA Bojonegoro hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kelalaian dalam pengawasan awal proyek senilai lebih dari Rp 3 miliar tersebut.
Sorotan publik kini tidak hanya tertuju pada pelaksanaan proyek, tetapi juga pada konsistensi pengawasan pemerintah daerah terhadap penerapan aturan yang seharusnya menjadi standar di setiap kegiatan pembangunan.
Red...
.jpg)