Kades Kemiri Tanggap Aspirasi Warga, Proyek Jalan Beton BKKD Rp 1 Miliar Langsung Dibenahi
Bojonegoro, - Pemerintah Desa Kemiri, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, menunjukkan komitmen serius terhadap transparansi dan kualitas pembangunan desa. Menyikapi perhatian publik terkait proyek pembangunan jalan rigid beton yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 1.041.757.200, Kepala Desa Kemiri bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Perhatian publik mencuat setelah beredarnya video amatir di media sosial yang memperlihatkan proses pengerjaan jalan desa. Video tersebut memicu beragam tanggapan dan kritik dari warga terkait kualitas pelaksanaan proyek.
Alih-alih menghindar, Kepala Desa Kemiri justru mengapresiasi kritik yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, masukan warga merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa dan menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah desa.
“Kami berterima kasih atas kritik dan saran dari masyarakat. Itu menjadi bahan evaluasi bagi kami. Begitu ada masukan, langsung kami sampaikan kepada pihak pelaksana dan segera ditindaklanjuti,” ujar Kepala Desa Kemiri.
Ia menegaskan, pemerintah desa tidak tinggal diam. Bagian pekerjaan yang dinilai kurang maksimal langsung dibenahi. Bahkan, pihak pelaksana proyek melakukan lembur agar progres pembangunan tetap berjalan sesuai target waktu serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Kepala desa juga memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan jalan beton tersebut berada dalam pengawasan ketat pemerintah desa dan tetap mengacu pada standar teknis yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan berkualitas, tahan lama, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Upaya gerak cepat pemerintah desa tidak hanya sebatas pernyataan. Proses pembenahan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak dan elemen masyarakat, serta disaksikan oleh instansi dan institusi terkait, termasuk unsur TNI dan dinas teknis.
Sikap responsif dan terbuka ini mendapat apresiasi positif dari warga. Masyarakat berharap pola pengawasan ketat serta keterbukaan terhadap kritik dapat terus dipertahankan, sehingga setiap anggaran negara yang digunakan untuk pembangunan desa dapat dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan.
Dengan keterbukaan terhadap kritik serta tindakan korektif yang cepat dan nyata, Pemerintah Desa Kemiri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang akuntabel, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
.png)