Plt Kapolres Tuban, Hadir Memberi Penguatan bagi Warga di Tengah Kerusakan Pascabencana
Tuban, - Kehadiran Plt Kapolres Tuban, Kombespol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., di lokasi terdampak angin puting beliung di Kecamatan Semanding pada Rabu (10/11/2025) menghadirkan pemandangan yang tak hanya penuh kepedulian, tetapi juga mengundang rasa ingin tahu. Ada ketenangan dalam langkah beliau, namun sekaligus ketegasan yang membuat warga merasa diperhatikan dan diprioritaskan.
Dalam kegiatan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako, Kapolres memimpin langsung jajaran pejabat utama untuk memastikan setiap bantuan tersampaikan dengan tepat. Gestur sederhana ketika menyapa warga, mendengar keluh kesah mereka, hingga melihat satu per satu kerusakan rumah, memberikan kesan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud empati yang benar-benar diupayakan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ucapnya dengan nada syukur yang menenangkan suasana.
Pernyataan singkat itu justru menjadi penegasan bahwa perhatian Polres tidak hanya berhenti pada pendataan kerusakan, tetapi juga pada pemulihan kondisi masyarakat pasca-bencana.
Tak berhenti pada pemberian bantuan, Kapolres hadir bersama tim kesehatan serta tim trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis warga, khususnya anak-anak yang masih terkejut atas peristiwa tersebut. Pendekatan ini memunculkan kesan menyeluruh dan terencana, sebuah langkah yang membuat pembaca bertanya dalam hati: apa lagi yang akan dilakukan Polres Tuban untuk memperkuat rasa aman masyarakat?
“Kami juga akan membantu tenaga untuk membenahi rumah-rumah yang rusak,” tambah Kombespol Agung.
Kalimat yang sederhana, tetapi memiliki daya tarik tersendiri, karena memberikan harapan konkret bahwa pemulihan bukan hanya tanggung jawab warga, melainkan bagian dari dukungan penuh aparat keamanan.
Sehari sebelumnya, puluhan anggota Polres Tuban yang dipimpin Kabag Ops Kompol Mochamad Faqih telah lebih dulu turun ke lokasi untuk membersihkan puing-puing dan membantu memperbaiki bagian rumah yang berbahaya. Kolaborasi antara aparat dan warga ini menghadirkan gambaran harmonis tentang gotong royong yang semakin menguatkan rasa kebersamaan di tengah musibah.
Di antara tumpukan genteng pecah dan sisa-sisa bangunan yang berserakan, terselip semangat baru bahwa masyarakat tidak berjalan sendirian menghadapi hari-hari sulit.
Red...
.jpg)