Kanit Tipidkor Gagap Jelaskan Surat Sakit, Keputusan Tak Menahan Kades Tingkis Jadi Tanda Tanya Besar

Opini Edukasi.


Tuban, Polemikdaerah.online, — Penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret Kepala Desa Tingkis makin memunculkan banyak tanda tanya. Keputusan penyidik untuk tidak menahan terlapor justru memantik sorotan keras dari kuasa hukum pelapor.

Mereka menilai, membiarkan Kades Tingkis berkeliaran bebas sama saja membuka peluang hilangnya dokumen-dokumen penting yang sangat krusial dalam proses pembuktian.

Namun alasan penyidik benar-benar membuat dahi berkerut. Dengan enteng, disebut bahwa tersangka tidak ditahan karena alasan kesehatan.

Ironisnya, ketika diminta menunjukkan surat keterangan sakit resmi, Kanit Tipidkor Dhani Rakasiwi justru terlihat gagap, tidak bisa menunjukkan dokumen, tidak bisa memberikan kepastian, tidak ada transparansi, yang muncul justru jawaban menggantung, seolah menutupi sesuatu yang enggan dibuka ke publik.

Aneh, untuk sebuah alasan yang katanya menjadi dasar tidak dilakukan penahanan, justru bukti medisnya tak kunjung jelas.

Lebih jauh lagi, dalih bahwa tersangka bersikap kooperatif terdengar seperti tameng klasik yang sudah terlalu sering dipakai untuk menutupi ketidaktegasan penyidikan. Padahal publik tahu, dalam kasus-kasus seperti ini, penghilangan barang bukti bukan sekadar kemungkinan, melainkan ancaman nyata.

Ketika aparat penegak hukum mulai tersendat hanya untuk menjawab pertanyaan sederhana seperti “mana surat sakitnya?”, publik layak curiga. Ada apa sebenarnya? Mengapa begitu sulit menunjukkan bukti yang katanya menjadi alasan utama?

Keputusan melepas tersangka tanpa bukti medis yang jelas bukan hanya janggal, ini mengirimkan pesan buruk, bahwa ada ruang longgar yang bisa dimanfaatkan, bahwa ada potensi pembiaran, dan bahwa proses hukum tidak berjalan setegas yang seharusnya.

Di tengah tuntutan masyarakat akan penegakan hukum yang bersih dan tanpa kompromi, kasus ini justru memperlihatkan sisi gelap penyidikan, ruang-ruang samar yang masih belum berani disentuh terang benderang.

Sebelumnya

item